Sunday, 11 May 2014

Bahasa Hati

Bicara tentang hati,
Mulut bisa mendusta apa yang dirasa,
Tapi, mata yang melihat,
Jelas terpancar ada yang tak terkata,
Nah, jangan kau geleng,
Padahal di dalam hatinya meronta mencari bahasa ,

Benarkan?

Mungkin, kau lupa aku juga punya hati,
Dan aku punya mata,
Aku melihat, apa yang kau rasa,
Aku nampak, tapi hati kau membuta,
Aku fikir hati aku, hati kau satu bahasa,
Oh, rupanya tak sama,



Nukilan: 
Akram Julaini (Pelajar tahun akhir jurusan Psikologi, UIAM)
*(Roommate aku,hehe)


No comments:

Post a Comment